NATO mulai mengirim jet F-16 untuk mendukung Ukraina

JAKARTA – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengumumkan bahwa mereka telah mulai mengirim jet F-16 yang telah lama dijanjikan ke Ukraina.
Di tengah ketidakpastian politik di Amerika Serikat, para pemimpin NATO mengadakan pertemuan puncak di Washington.
Presiden Joe Biden mendapat dukungan dari negara-negara Barat dan juga meyakinkan pemilih AS selama pertemuan tiga hari di ibu kota AS, AFP melaporkan pada Kamis (7 November 2024).

Meski usianya enam tahun lebih tua dari Allianz, ia tetap sehat.
Untuk bekerja.

Setelah berpidato satu per satu kepada 31 pemimpin koalisi lainnya, Biden meminta mereka untuk membahas produksi militer Rusia, yang meningkat tajam dalam dua tahun sejak Presiden Vladimir Putin menginvasi Ukraina.
“Kami dapat dan akan mempertahankan setiap inci wilayah NATO, dan bersama-sama kami akan melakukannya,” kata Biden kepada badan pengambil keputusan resmi aliansi tersebut, Dewan Atlantik Utara, di pusat konvensi ber-AC.
” Washington sedang mengalami gelombang panas.
Tuan Biden mengumumkan bahwa Denmark dan Belanda telah mulai mengirimkan jet tempur F-16 buatan AS ke Ukraina.
Hal ini merupakan pemenuhan janji penting yang dibuat tahun lalu kepada Kiev, yang telah berjuang untuk mencapai kesetaraan udara dengan Rusia.
Tuan Biden sebelumnya mengumumkan sistem pertahanan udara baru untuk Ukraina dan mengatakan Amerika Serikat telah setuju untuk mengerahkan rudal jarak jauh secara teratur ke Jerman.
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan bahwa transfer F-16 “sejalan dengan keyakinan Presiden Vladimir Putin bahwa dia tidak bisa hidup lebih lama dari Ukraina, dia tidak bisa hidup lebih lama dari kita, dan fakta bahwa jika dia terus melakukannya jadi, kerusakannya akan terus berlanjut.
” Ini fokusnya,” ujarnya.
“Jalan tercepat menuju perdamaian adalah melalui Ukraina yang kuat,” kata Blinken.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *